Nama: Hildawati
NIM: H0418321
Kelas: Fisika. B 2018
Mata Kuliah: Agama Islam
SOAL
1. Tuliskan pengertian iman?
Menurut bahasa Arab memiliki arti ialah percaya. Sedangkan menurut istilah, pengertian iman merupakan membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, dapat disimpulkan pengertian iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaanNya, kemudian pengakuan itu diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata.
2. Tuliskan pengertian iman?
Ar-rahman (yang maha pengasih) disini menjelaskan bahwa Allah mengasihi umat manusia di bumi ini. baik itu islam, kafir, yahudi, bahkan makhluknya yang tak percaya akan agama. Sedangkan Ar-rahim (yang Maha Penyayang) disini menjelaskan, bahwa Allah menyayangi umat islam di akhirat.
Kesimpulan dari rangkaian tersebut. bahwa Allah sangat mengasihi umatnya di dunia, namun Alangkah bersyukurnya kita yang terlahir dalam keadaan islam. karena sayang-Nya hanya diberikan kepada kita hamba-Nya. yakni umat islam
3. Tuliskan ciri-ciri orang beriman?
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka [karenanya] dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (2) [yaitu] orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. (3) Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki [ni’mat] yang mulia.” (4). (QS Al-Anfal [8]: 2-4).
4. bagaimana pendapat anda, bila seseorang yang beragama islam, percaya bahwa ada kekuatan selain Allah?
Jika seseorang yang beragama islam, percaya bahwa ada kekuatan selain Allah, maka ia telah melakukan syirik akbar. Syirik akbar merupakan salah satu dosa besar, jika saya mendapati seseorang ini, maka saya akan menasehati bahwa ini bukanlah merupakan perbuatan terpuji dan harus segera meninggalkan perbuatan tersebut. Segera kembali ke jalan Allah memohon ampun pada-Nya, sesungguhnya Alah maha pengampung.
5. Tuliskan alasan, mengapa muhammad di utus dibumi?
- Mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya.
ﺍﻠﻨﻭﺮ إِلَى الظُّلُمَاتِ مِنَ النَّاسَ لِتُخْرِجَ إِلَيْكَ أَنْزَلْنَاهُ كِتَابٌ
"(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang.” (QS.Ibrahim:1
- Menyempurnakan individu dan ruh manusia serta memperbaiki kondisi masyarakat
وَيُزَكِّيهِمْ وَالْحِكْمَةَ الْكِتَابَ وَيُعَلِّمُهُمُ
“Mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka.” (QS.Al-Baqarah:129).
- Mewujudkan lingkungan yang sehat dan adil yang tidak ada kedzaliman didalamnya.
ﺤﺴﺎﻦﻭﺍﻴﺗﺎﻱ ﺬﻲ وَالْإِ بِالْعَدْلِ يَأْمُرُ اللَّهَ إِنَّ
وَالْبَغْيِ وَالْمُنْكَرِ الْفَحْشَاءِ عَنِ وَيَنْهَىٰ الْقُرْبَىٰ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan.” (QS.An-Nahl:90)
- Mengajarkan akhlak yang mulia.
- Mengentaskan manusia dari kebodohan.
Kebodohan adalah sumber bencana bagi manusia. Karena itu ayat yang pertama turun kepada Nabi Muhammad saw adalah,
خَلَقَ الَّذِي رَبِّكَ بِاسْمِ اقْرَأْ “
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” Al-‘Alaq, Ayat 1
6. Tuliskan secara singkat sejarah awal turunnya wahyu?
Jawab:
Ketika usia Muhammad bin Abdullah telah mendekati 40 tahun, beliau banyak menghabiskan hari-harinya untuk mengasingkan diri. Aktivitas tersebut mulai beliau kerjakan setelah melalui perenungan yang lama. Dengan membawa roti dari gandum dan air, beliau pergi ke Gua Hira’ di Jabal Nur, yang berjarak kurang lebih 2 mil dari kota Mekkah, suatu gua yang tidak terlalu besar, dengan panjang 4 hasta, dan lebar 1,75 hasta dengan ukuran zira’ al-Hadid (hasta ukuran besi).
Keluarga Rasul terkadang menyertainya ke sana. Selama bulan Ramadhan, beliau di gua ini, dan tidak lupa memberikan makanan kepada setiap orang miskin di sekitar sana. Selama bulan tersebut beliau menghabiskan waktunya untuk beribadah, memikirkan keagungan alam di sekitarnya, dan kekuatan tidak terhingga di balik alam. Beliau tidak pernah merasa puas melihat keyakinan umatnya yang penuh denan kemusyrikan, dan segala persepsi mereka yang tidak pernah lepas dari mitos. Sementara itu, di hadapan beliau juga tidak ada jalan yang jelas, dan mempunyai batasan-batasan tersentu yang bisa menghantarkannya kepada keridhaan, dan kepuasan hati.
Pilihan Nabi Muhammad untuk mengasingkan diri termasuk dari ketentuan Allah kepadanya, sebagai langkah untuk menerima tugas besar yang sedang menantinya. Ruh manusia yang realitas kehidupannya akan disusupi suatu pengaruh, dan di bawa ke arah lain, maka ruh itu harus dibuat kosong, dan mengasingkan diri untuk beberapa saat, menjauh dari berbagai kesibukan duniawi, dan dinamika kehidupan yang membuatnya sibuk pada urusan kehidupan.
Begitulah Allah SWT mengatur, dan mempersiapkan kehidupan Rasulullah untuk mengemban amanat yang besar, mengubah wajah dunia, dan meluruskan garis sejarah. Allah telah mengatur pengasingan ini selama 3 tahun sebelum membebani Muhammad dengan risalah. Rasul biasanya pergi untuk mengasingkan diri selama jangka waktu sebulan sebelum kembali lagi ke rumahnya, dan begitu seterusnya hingga wahyu Al-Qur’an turun.
Ketika Muhammad genap empat puluh tahun, tanda-tanda nubuwah (kenabian) sudah tampak. Diantaranya, adanya batu di Mekkah yang mengucapkan salam kepadanya, dan terjadinya ru’ya shadiqah (mimpi yang benar) berupa fajar subuh yang menyingsing. Hal ini berlangsung hingga enam bulan, dan ru’ya shadiqah tersebut merupakan bagian dari empat puluh enam tanda kenabian.
Memasuki tahun ketiga dari pengasingan Muhammad di Gua Hira’, tepatnya di bulan Ramadhan, Alllah memberikan rahmatNya kepada penduduk bumi dengan memberikan kemuliaan kepada Muhammad, berupa pengangkatan sebagai Nabi, dan menurunkan Jibril kepadanya dengan membawa beberapa ayat Al-Qur’an. Peristiwa pengangkatan, dan turunnya wahyu tersebut terjadi pada hari Senin, tanggal malam ke-21 bulan Ramadhan dan bertepatan dengan tanggal 10 Agustus tahun 610 M. Tepatnya ketika Rasul berusia 40 tahun 6 bulan 12 hari menurut penanggalan Qamariyah, dan sekitar 39 tahun 3 bulan 20 hari menurut penanggalan Syamsiyah.
Mengenai peristiwa turunnya wahyu tersebut, istri Rasulullah, Aisyah menuturkan kisahnya sebagai berikut, “Wahyu yang mula pertama dialami oleh Rasulullah Saw adalah berupa ru’yah shalihah dalam tidur, dan mimpi itu hanya berbentuk fajar subuh yang menyingsing, kemudian beliau lebih menyenangi penyendirian, dan melakukannya di Gua Hira’, beribadah di dalamnya beberapa malam sebelum dia kembali ke rumah keluarganya.”
Dalam melakukan itu, beliau mengambil bekal kemudian kembali ke Khadijah mengambil perbekalan yang sama hingga datang kebenaran kepadanya: yaitu saat beliau berda di gua Hira’ tesebut, seorang malaikat datang menghampiri sembari berkata, “bacalah!” Aku (Rasulullah) menjawab, “Aku tidak bisa membaca!” Rasul menuturkan, “Kemudian dia memegang, dan merengkuhku hingga aku kehabisan tenaga, lalu setelah itu melepaskanku sembari berkata, “bacalah!” Aku tetap menjawab, “Aku tidak bisa membaca!”
Dia memegangku dan merangkulku hingga aku merasa sesak. Kemudian melepaskanku, seraya berkata lagi, “Bacalah!” aku menjawab “Aku tidak bisa membaca.” Dia memegangiku, dan merangkulku hingga ketiga kalinya hingga aku merasa sesak, kemudian melepaskanku, lalu berkata:
Al-Alaq: 1-5
لَمۡ مَا ٱلۡإِنسَٰنَ عَلَّمَ (٤) بِٱلۡقَلَمِ عَلَّمَ ٱلَّذِي (٣) ٱلۡأَكۡرَمُ وَرَبُّكَ ٱقۡرَأۡ (٢) عَلَقٍ مِنۡ ٱلۡإِنسَٰنَ خَلَقَ (١) خَلَقَ الَّذِي رَبِّكَ بِاسْمِ اقْرَأْ
(٥) يَعۡلَمۡ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Rasulullah kemudian pulang membawa wahyu dengan hati yang penuh ketakutan, dan menemui Khadijah binti Khuwailid sembari berkata, “Selimutilah aku, selimutilah aku!” maka beliau diselimuti hingga badan beliau tidak lagi menggigil ketakutan layaknya terkena demam. “Apa yang terjadi padaku?” beliau bertanya kepada Khadijah. Beliau kemudian memberitahukan apa yang baru saja terjadi. Beliau berkata, “Aku takut akan terjadi sesuatu pada diriku.” Khadijah berkata, “Tidak demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya, karena engkau suka menyambung tali persaudaraan, membantu meringankan beban orang lain, memberi makan orang yang miskin, menjamu tamu, dan menolong orang yang menegakkan kebenaran.”
Selanjutnya Khadijah membawa Rasul pergi menemui Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza, anak paman Khadijah. Waraqah adalah seorang Nasrani sema Jahiliyah. Dia menulis buku dalam bahasa Ibrani, dan juga menulis Injil bahasa Ibrani seperti yang dikehendaki. Pada saat Khadijah membawa Rasul dia sudah tua, dan buta.
Khadijah berkata kepada Waraqah, “Wahai putra pamanku, dengarkanlah kisah dari anak saudaramu.” Waraqah bertanya kepada beliau, “Apa yang pernah engkau lihat, wahai putra saudaraku?” Rasulullah kemudian menceritakan apa saja yang pernah dilihatnya. Akhirnya Waraqah berkata, dia itu adalah An-Namus (Jibril) yang diutus Allah kepada Musa. Andaikan saja aku masih muda pada masa itu. Andaikan saja aku masih hidup ketika kaummu mengusirmu.
Rasul bertanya, “Benarkah mereka akan mengusirku?”
“Benar, tidak seorang pun yang membawa seperti yang engkau bawa melainkan akan dimusuhi. Andaikan aku masih hidup pada masamu nanti, tentu akan membantumu dengan sungguh-sungguh.” Tidak lama kemudian Waraqah wafat dan wahyu pun tidak turun dalam beberapa waktu.
Jibril Turun Membawa Wahyu untuk Kedua Kalinya
Ibnu Hajar menuturkan, “Selama wahyu terputus untuk beberapa hari lamanya, beliau ingin ketakutan, dan kedukaannya segera sirna, dan kembali seperti sebelumnya. Ketika bayang-bayang kebingungan mulai surut, dan beliau kembali menunggu-nunggu turunnya wahyu, Allah memuliakan beliau dengan wahyu untuk kedua kalinya.”
Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, bahwa dia pernah mendengar Rasulullah menuturkan masa turunnya wahyu. Beliau bersabda, “Tatkala aku sedang berjalan tiba-tiba aku mendengar sebuah suara yang berasal dari langit. Aku mendongakkan pandangan ke arah langit, dan bumi. Aku mendekatinya hingga tiba-tiba aku terjerembab di atas tanah. Kemudian aku menemui keluargaku dan kukatakan, Selimutilah Aku, Selimutilah aku!. Lalu Allah Ta’ala menurunkan surat Al-Muddatstsir Ayat 1-5” yang berbunyi
(٥) فَٱهۡجُرۡ وَٱلرُّجۡزَ (٤) فَطَهِّرۡ وَثِيَابَكَ (٣) فَكَبِّرۡ وَرَبَّكَ (٢) ﺭ ﻖﻡﻑﺎ ﻨﺋ (١) ٱلۡمُدَّثِّرُ يَٰٓأَيُّهَا
Hai orang yang berselimut. Bangunlah, lalu berilah peringatan. dan Tuhanmu agungkanlah. dan pakaianmu bersihkanlah dan perbuatan dosa tinggalkanlah.
Setelah turunnya ayat-ayat di atas, maka wahyu datang secara berturut-turut dan dalam bentuk suara-suara yang berbeda, dan kadang-kadang muncul seperti gema lonceng. Tetapi pada periode akhir kenabiannya, wahyu turun dalam satu suara, yaitu suara malaikat Jibril.
Mengenai proses turunnya wahyu ini Aisyah meriwayatkan bahwa Al-Harits ibn Hisyam pernah bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, bagiamana sampainya wahyu kepada anda?” Rasul menjawab “kadang-kadang wahyu diturunkan kepadaku seperti bunyi lonceng, dan inilah yang aku rasakan paling berat, kemudian bunyi lonceng tersebut menghilang setelah aku menghafal wahyu yang diturunkan itu. Kadang-kadang malaikat mendatangiku dengan wujud seorang laki-laki, lalu dia menyampaikan wahyu kepadaku, kemudian aku menghafal apa yang disampaikannya.”
Setelah mendapat perintah, dan tugas baru yang harus dia laksanakan sebagai seorang utusan Allah, Nabi Muhammad kemudian menemui dan berbaur di tengah masyarakatnya untuk mengajar, berdakwah, dan menyampaiakan risalah barunya. Pada masa ini Nabi banyak mendapat makian dan hinaan dari masyarakat Quraisy, hingga menyebabkan berdakwah secara sembunyi-sembunyi.
7. bagaimana reaksi anda, jika ada seseorang menghina rasul?
Mendoakan orang tersebut agar segera bertaubat, dan menyadari kesalahannya, dan segera kembali ke jalan Allah. Dan jika saya menjumpai orang semacam ini saya akan menasehati dengan baik-baik, dan jika ia tetap tidak mau bertobat maka ganjaran yang paling tepat untuknya adalah hokum mati.
8. apa tujuan manusia diciptakan?
Mengabdi kepada Allah SWT
Menjadi khalifah fil Ard dan tidak berbuat kerusakan di muka bumi.
Manusia menjadi pemimpin-pengelola di muka bumi.
Manusia tidak berbuat kerusakan dan melakukan keadilan
Menegakkan keadilan antar sesama manusia
Mengejar tujuan akhirat
Allah SWT menyuruh untuk berlomba-lomba mengejar pahala akhirat
Segala kebaikan akan dibalas dengan pahala untuk kehidupan yang baik.
9. apa perbedaan manusia dan makhluk lainnya?
Dalam pandangan Islam manusia adalah makhluk yang mulia, dan sempurna di bandingkan mahluk ciptaan allah lainnya, ini disebabkan manusia diberi kelebihan berupa akal untuk berfikir, sehingga dengan akal tersebut bisa membedakan mana yang hak mana yang batil, selain dari itu manusia dapat mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya serta mampu mengatur dan mengelola alam semesta ciptaan Allah, sebagai amanah. Manusia juga diberikan Allah berupa Nafsu. Namun apabila mereka tidak bisa memanfaatkan kelebihan tersebut dengan sebaik-baiknya, maka mereka akan menjadi mahluk yang paling hina, bahkan lebih hina dari pada binatang.
Selain itu, manusia juga dilengkapi unsur lain yaitu hati. Dengan hatinya, manusia dapat menjadikan dirinya sebagai makhluk bermoral, merasakan keindahan, kenikmatan beriman. sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah, berupa al-Quran. Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya. Oleh karena itu ilmunya manusia di lebihkan dari makhluk lainnya
Hanya manusia yang punya kesempatan memahami lebih jauh hakekat alam semesta di sekelilingnya. Pengatahuan hewan hanya berbatas naluri dasar yang tidak bisa di kembangkan melalui pendidikan dan pengajaran. Manusia menciptakan kebudayaan dan peradaban yang terus berkembang. Manusia adalah makhluk yang memikul amanah, didalamnya terkandung makna khilafah manusia sebagai pemikul, amanah inilah yang dalam ayat-ayat lain disebutkan sebagai perjanjian untuk memakmurkan bumi. Khalifah yang dimaksud Allah bukanlah suatu jabatan sebagai raja atau presiden, tetapi yang dimaksud khalifah disini adalah seorang pemimpin islam yang mampu memakmurkan alam dengan syariah-syariah yang telah diajarkan rasulullah kepada umat manusia. Dan manusia beriman sejatilah yang mampu memikul tanggung jawab ini, karena khalifah adalah wali Allah yang mempusakai dunia ini.
Di banding makhluk lainnya, manusia mempunyai kelebihan. Kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kelebihan menusia adalah kemampuan untuk bergerak di darat, di laut maupun di udara. Sedangkan binatang hanya mampu bergerak di ruang yang terbatas. Walaupun ada binatang yang dapat hidup di darat dan di air, namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. Mengenai kelebihan manusia atau makhluk lain di surat al-Isra ayat 70.
10. tuliskan proses penciptaan manusia dalam al-Qur’an?
Tahapan Primordial
Tahapan Pertama adalah saat manusia pertama diciptakan pertama kali dari saripati tanah dan diberikan ruh hingga bentuk yang seindah-indahnya. Hal ini dijelaskan dalam beberapa ayat berikut :
QS Al An’am (6) : 2
Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).
QS Shaad (38) : 71
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.”
QS Al-Hijr (15) : 28
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Di dalam ayat-ayat Al-Quran tersebut menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dari bahan dasar tanah yang kemudian dengan kekuasaan dan hukum-hukumnya dibentuk rupa dan beragam fungsi dari fisik yang ada dalam tubuh manusia. Hal ini tentunya dilakukan Allah pada manusia pertama yaitu Nabi Adam SAW. Hingga setelah itu ada proses penciptaan manusia berupa hukum biologis.
Tahapan Biologi
Tahapan biologi adalah sunnatullah atau hukum Allah melalui proses biologis yang terdapat dalam fisik atau tubuh manusia beserta segala perangkatnya. Proses biologi ini membedakan hakikat manusia menurut islam dengan makhluk lainnya yang tidak memiliki ruh dan akal untuk mengambil keputusan saat dewasanya. Proses tersebut adalah sebagai berikut :
Nuthfah (inti sari tanah yang dijadikan air mani)
Rahim (tersimpan dalam tempat yang kokoh)
Alaqah (darah yang beku menggantung di rahim)
Mudgah (Segumpal daging dan dibalut dengan tulang belulang)
Ditiupkan ruh
Proses Setetes Mani dipancarkan
“Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?” (QS Al Qiyamah:36-37)
Di dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa proses penciptaan manusia berawal dari air mani atau sperma yang terpancar. Namun hanya setitik yang menjadi manusia. Sehingga Allah memberikan nikmat hidup melalui proses tersebut. Sebelum adanya proses pembuahan dalam rahim wanita, ada kurang lebih 250 juta sperma terpancar dari laki-laki pada satu waktu. Dari 250 juta sperma yang terpancar hanya ada satu yang bisa bertemu dengan sel telur wanita atau ibu melalui saluran reproduksi wanita .
“Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina.” (QS 32:7-8).
Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim
“Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah” (QS Al Alaq : 2)
Setelah melalui proses selama 40 hari, maka terjadilah gumpalan darah yang ada di dalam rahim ibu. Proses ini berawal dari sperma yang bertemu dengan sel telur, menjadi sel tunggal yang dikenal sebagai zigot. Setelah munculnya zigot, ia akan berkembang biak dengan membelah diri menjadi gumpalan daging.
Zigot melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di tanah. Zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu sebagai proses pertumbuhannya. Saat zigot yang tumbuh ini ada dalam tubuh ibu maka Allah SWT menggunakan istilah alaqah yang artinya sesuatu yang menempel pada suatu tempat. Secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Pembungkusan Tulang oleh Otot
“Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik” (QS Al Mu’minun:14)
Menurut para ahli embriologi, tulang dan otot terbentuk secara bersamaan. Penelitian berbagai ilmuan menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu sama persis sebagaimana yang disampaikan di dalam Al Quran. Pada awalnya jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Setelahnya, sel-sel otot yang terpilih di jaringan sekitar tulang bergabung membungkus tulang-tulang ini.
11. apa tujuan adanya hukum islam?
Pertama, menjaga agama (hifdz ad-din). Agama wahyu diturunkan Allah SWT melalui malaikat sejak Nabi Adam As sampai kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umat manusia. Namun demikian, dalam penyampaiannya tidak boleh ada paksaan. Sebab merupakan hak manusia untuk memilih atau tidak memilik agama dan keyakinannya itu..
Kedua, menjaga jiwa (hifdz an-nafs). Hak hidup sangat dijamin dan dijunjung tinggi dalam Islam. Karenanya, ada hukum qishos yang membunuh orang yang telah membunuh orang lain, kecuali keluarganya memaafkan dan membayar denda. Untuk bisa hidup, maka manusia harus mampu mencukupi sandang, pangan dan papan, sehingga dapat hidup layak dan berkesinambungan.
Ketiga, menjaga akal (hifdz al aql). Hal yang membedakan manusia dengan binatang adalah akalnya. Tanpa akal maka manusia sama saja dengan binatang. Akal harus dijaga dengan sebaik-baiknya supaya tetap sehat dan kuat. Akal yang sehat terletak pada jiwa sehat. Karena itu, hal-hal yang dapat merusak dan menghilangkan akal wajib dihindari, seperti minuman keras, narkoba, perjudian, dan lain-lain.
Keempat, menjaga harta (hifdz al maal). Harta yang kita miliki, sesungguhnya adalah milik Allah, karena itu hanyalah titipan saja. Namun demikian, kita wajib untuk menjaganya agar tidak hilang atau rusak, apalagi sampai menimbulkan kemudharatan. Bahkan, kalau harta kita dirampok, kemudian melakukan perlawanan dan sampai terbunuh, maka matinya syahid. Maka wajib bagi kita untuk memperhatikan dari mana harta itu diperoleh dan menggunakannya dengan baik dan benar sehingga memberikan manfaat bagi orang lain.
Kelima, menjaga keturunan (hifdz an nasb). Salah satu kebahagian hidup adalah manakalah memiliki keturuan dari hasil perkawinan legal / sah, baik secara hukum agama maupun hukum negara, sehingga menjadi keturunan yang indah dipandang mata (qurrota a’yun). Sebab ia akan menjadi generasi penerus, dan yang akan mendoakan kedua orang tuanya setelah wafat.
12. apa perbedaan pandangan islam dan barat terhadap HAM?
HAM dalam pandangan barat semata-mata bersifat antroposentris (segala sesuatu berpusat pada manusia). Sedangkan HAM dalam pandangan Islam bersifat Teosentris (segala sesuatu berpusat pada tuhan), hokum tertinggi adalah Hukum Islam.
13. tuliskan pengertian akhlak dan etika?
Jawab:
Akhlak
Kata akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluq, artinya tingkah laku, perangai, tabi’at. Sedangkan menurut istilah, akhlak adalah daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikir dan direnung lagi
Akhlak adalah sikap yang melekat pada diri seseorang secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. Imam Ghozali menyatakan akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang darinya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan pikiran. Akhlak yang baik disebut akhlakul karimah (akhlak mahmudah).Akhlak yang buruk disebut akhlakul mazmumah.
Etika
Etika secara etimologi berasal dari bahasa Yunani ethos , yang berarti adat kebiasaan. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, etika diartikan ilmu pengetahuan tentang asas – asas akhlak. Ahmad Amin menegaskan etika ialah ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Etika secara terminologis, menurut Ahmad Amin etika ialah ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
14. bagaimana sikap anda terhadap teman yang berakhlak buruk?
Menasehatinya bahwa perbuatan yang dilakukan selama ini adalah perbuatan buruk. Jika ia tetap tidak mau berubah maka saya tidak akan terlalu bergaul lagi sama dia. Sehingga in shaa Allah dengan sendirinya ia sadar bahwa dengan perbuatan buruknya ia akan di jauhi oleh orang-orang di sekitarnya.
15. tuliskan manfaat membaca al-Qur’an?
Dapat mendapatkan pahala dan kebaikan
Dapat memberikan derajat dan wibawa lebih baik
Memperoleh rahmat dan lindungan Allah SWT
Memberkan syafaat ketika hari kiamat kelak
Membuat seseorang menjadi berperilaku mulia
Agar hati lebih tenang dan tentram
Agar selamt dunia dan akhirat
Sebagai penyembuh penyakit pada tubuh
Dapat menyembuhkan penyakit hati
16. tuliskan hubungan shalat dan kesehatan?
Takbiratul ihram
Manfaat: gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening ( limfe) dan kekuatan otot lengan, posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke s! eluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Rukuk
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
I’tidal
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
Duduk
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.
Salam
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.
17. sebesar apa perhatian anda terhadap al-Qur’an?
Al Qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT sebagai pedoman untuk umat manusia, yang diturunkan melalui perantara malaikat jibril. Oleh karena itu, jangan menganggap bahwa al qur’an seperti buku biasa yang bias diletakkan di sembarang tempat. Al Qur’an harus disimpan di atas meja atau lemari tidak boleh diletakkan di lantai jangan sampai ada yang menginjaknya.
18. tuliskan ayat dalam al-Qur’an bahwa al-Qur’an itu adalah petunjuk?
أَقْوَمُ هِيَ لِلَّتِي يَهْدِي الْقُرْآنَ هَٰذَا إِنَّ
“Sesungguhnya Al-Qur`ân ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus ….[al-Isrâ`/17:9]
Dalam ayat mulia ini, Allah Jalla wa ‘Ala menyampaikan pujian terhadap kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu Al-Qur`ân, sebagai kitab samawi paling agung dan paling luas cakupannya menyangkut semua jenis ilmu, kitab paling terakhir, bersumber dari Rabbul-‘Alamîn. Dengan dalil-dalil, hujjah-hujjah, aturan-aturan, dan nasihat-nasihat yang dikandungannya, Al-Qur`ân ini menjadi faktor banyaknya manusia yang memperoleh hidayah, dan ia mengantarkan kepada jalan yang lebih lurus dan lebih terang. Maksudnya, petunjuk Al-Qur`ân lebih lurus, adil, dan paling benar dalam persoalan aqidah (keyakinan), amalan-amalan dan akhlak.
Ayat di atas merupakan salah satu dari ayat-ayat yang menyanjung keutamaan Al-Qur`ân, ketinggian derajatnya dan kemuliaannya di atas kitab-kitab sebelumnya. Di antara ayat-ayat pujian itu ialah sebagai berikut.
يُؤْمِنُونَ لِقَوْمٍ وَرَحْمَةً هُدًى عِلْمٍ عَلَىٰ فَصَّلْنَاهُ بِكِتَابٍ جِئْنَاهُمْ وَلَقَدْ
“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Qur`ân) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [al-A’râf/7:52].
لِلْمُسْلِمِينَ وَبُشْرَىٰ وَرَحْمَةً وَهُدًى شَيْءٍ لِكُلِّ تِبْيَانًا الْكِتَابَ عَلَيْكَ وَنَزَّلْنَا
“Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (Al-Qur`ân) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri”. [an-Nahl/16:89]
19. Tuliskan pengertian keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah?
Secara bahasa Sakinah Mawaddah Wa rahmah artinya tenang atau tentram (Sakinah), cinta kasih (mawaddah) dan kasih sayang (wa rahmah). Jadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah berarti keluarga yang penuh kasih sayang, cinta dan ketentraman dibangun atas nilai-nilai islam dan berawal dari pernikahan yang hanya mengharap ridha Allah SWT, sebagaiman firman Allah (Q.S Al-Furqan :74)
20. Tuliskan kriteria calon suami/istri yang ideal?
Beragama islam
Taat beragama
Menjauhi kemaksiatan
Kuat semangat jihadnya
Berasal dari keluarga yang baik
Taat kepada orang tuanya
Memiliki pemahaman yang setara atau lebih baik
Berjiwa pemimipin ( calon suami)
Bertanggung jawab
Bersikap adil
Berkepribadian lembut
Dermawan
Memiliki syahwat yang sehat
21. Tuliskan ciri keluarga yang bahagia?
Komunikasi terjalin dengan baik
Saling mendukung
Menunjukkan teladan yang baik
Sebagai wadah untuk mendekatkan diri kepada Allah
Jalinan cinta yang tulus sesama anggota keluarga.
22. tuliskan karakteristik masyarakat madani?
Beriman kepada Allah.
Damai,
Saling menghoramati antara tua dan muda, yang miskin dan kaya, dll
Tolong menolong tanpa mencampuri urusan individu.
Berperadaban tinggi
Berakhlak mulia
Toleran
Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
23. apa yang harus dilakukan pada pergantian tahun baru?
Saya akan tetap dirumah saja, tidak akan pergi hura-hura merayakan tahun baru (bisa diganti dengan berdzikir). Karena nabi Muhammad SAW tidak pernah melakukan tahun baru, serta menyampaikan kepada keluarga bahwa dengan merayakan tahun baru tidak mendatangkan manfaat sedikitpun malahan dapat menimbulkan kemaksiata. Dan juga, tahun baru ini bukanlah tahun baru islam, tapi tahun barunya agama nasrani. Dengan tahun baru ini marilah kita intropeksi diri masing-masing bahwa dengan bergantinya tahun ini, maka kita juga semakin dekat dengan tujuan sebenarnya (umur kita semakin berkurang). Maka kita harus mempersiapkan bekal dari sekarang.
24. Bagaimana sikap anda bila seseorang mengajak acara natal?
Saya akan menolaknya secara halus, dan mengatakan “maaf teman, agama saya memang menganjurkan sikap toleran, tapi bukan dengan mengikuti acara natal. Karena agama kami melarang untuk mengucapkan selamat natal apalagi ikut merayakan karena itu sama saja kita meyakini bahwa agama mereka benar ( meyakini bahwa ada tuhan selain Allah).”
25. Apa hukum belajar agama dan tuliskan dalilnya serta bagaimana cara belajar agama?
Jawab:
Sebagian diantara kita mungkin mengangap bahwa hokum menuntut ilmu agama sekedar sunnah saja, yang diberi pahala bagi yang melakukannya dan tidak berdosa bagi siapa saja yang meninggalkannya. Padahal terdapat beberapa kondisi dimana hukum menuntut ilmu agama adalah wajib atas setiap muslim (fardhu ‘ain) sehingga berdosalah setiap orang yang meninggalkannya. Sebagaimana sabda rasulullah SAW bersabda:
ﻄﻟﺏﺍﻠﻌﻡﻑﺭﻴﺿﺔ ﻋﻠﻲ ﻛﻠ ﻣﺳﻟﻡ
Artinya:
Menuntut ilmu itu Wajib atas setiap muslim. (HR Ibnu Majah)
Adapun cara belajar agama, yaitu:
Mulailah dari yang paling penting.
Belajar dengan bimbingan ustadz/atau orang yang paham agama.
Langkah pertama: seorang penuntut ilmu hendaknya memulai untuk dekat dengan teks-teks wahyu; karena wahyu adalah sumber utama agama Allah SWT. Maka hendaknya memulai dengan membaca dan menghafal Al Qur’an sesuai dengan kemampuan dan waktu khusus untuk itu dan berusaha keras untuk memahami apa yang dihafalnya.
Langkah kedua: hendaknya anda memulai untuk menghafal sumber yang kedua, yaitu: sunnah nabawiyah dan anda memulai yang terpenting dahulu.
Langkah ketiga: hendakya ia mulai mendalami perbedaan pendapat dan cara mentarjih, baik dalam bab fikih, tafsir, atau penjelasan hadits. Kemudian menghiasi diri dengan etika yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar